Selasa, 03 April 2012

Asal Usul Marga Lubis


Nenek moyang marga Lubis berasal dari suku Bugis di Sulawesi Selatan. Adalah seorang bangsawan Bugis bernama Daeng Malela, bergelar Angin Bugis, yang mengembara ke sigalangan dengan membawa seekor Ayam jago.Daeng Malela disambut oleh seorang raja bermarga Dalimunte, dan mendapatkan kehormatan untuk tinggal di kerajaan tersebut. Oleh karena di saat itu masih sering terjadi perang antar kerajaan atau perang antar marga, maka Daeng Malela menawarkan jasa untuk membalas budi baik sang raja. Entah dari mana asal keahliannya, Daeng Malela menawarkan untuk membuatkan senjata yang handal untuk pasukan kerajaan, karena saat itu tidak ada pandai besi yang cakap dan senjata yang beredar di kerajaan pun kurang. Konon, apa yang dilakukan Daeng Malela serupa benar dengan yang dilakukan Empu Supa dalam abad Tanah Jawa. Kepada raja, Daeng Malela minta disediakan sebatang besi dan sejumlah takar atau batok kelapa sebagai bahan bakar tungku. Setelah besi dibakar hingga membara, maka Daeng Malela menempah besi tersebut menjadi sebilah pisau hanya dengan kedua belah tangannya. Konon pisau tersebut hingga sekarang masih ada, dengan cap jari-jemari Daeng Malela tertera di bilah pisau tersebut.

Maka Kerajaan Dalimunte pun beroleh kemenangan dengan senjata-senjata tempahan Daeng Malela. Oleh jasanya tersebut, Daeng Malela pun beroleh kehormatan, diangkat menjadi pandai besi kerajaan dengan gelar Namora Pande Bosi, artinya Pandai Besi Yang Terhormat, bahkan dinikahkan pula dengan putri raja yang bernma Putri Dalimunte naparila,artinya Putri dalimunte yang pemalu.
Suatu ketika, Putri dalimunte meminta Namora pande bosi untuk membawa burung yang di tembak di atas air.Namora pande bosi pun pergi menyumpit burung di tengah hutan dan seekor burung yang sedang berdiri di atas air berhasil di tembak nya.Kemudian,Burung itu di ambil oleh gadis cantik dari orang Bunian/makhluk halus yang bertubuh kasar/berwujud manusia.Gadis cantik itu meminta agar Namora pande bosi menikahi nya.Namora pande bosi pun menurutinya.pernikahan tersebut disembunyikannya agar tak diketahui sang raja. dari pernikahan tersebut lahirlah sepasang anak kembar yang bernama Si Langkitang dan Si Baitang.

Setelah beberapa masa, kala kedua putranya beranjak kanak-kanak, Namora Pande Bosi terpaksa meninggalkan mereka sebab sudah terlampau lama meninggalkan kerajaan, dan tentunya, istri sahnya.dari istri nya Putri Dalimunte, lahir lah sepasang anak kembar yang bernama Sultan Bugis dan Sultan Borayun.

Saat si Langkitang dan si Baitang beranjak dewasa mereka pergi ke kerajaan Dalimunte di sigalangan untuk mencari Ayah mereka, bertemulah mereka dengan Ayah nya dan mereka berdua tinggal bersama Namora pande bosi di Kerajaan Dalimunte.
Suatu ketika terjadi pertengkaran hebat antara Si Baitang dan Sultan Borayun karna berebut anak Namboru(anak paman), sehingga Namora pande bosi mengusir Si Baitang dan Sultan Borayun. Sebelum berpisah, Namora Pande Bosi menyerahkan seekor ayam kepada kedua putranya tersebut, dengan pesan agar dalam perjalanan mereka, hendaknya ayam tersebut dilepaskan dan di mana ayam tersebut berhenti, agar didirikan perkampungan.

Maka, dari Si Baitang dan Sutan Borayun lah menyebar marga Lubis di seantero Mandailing.Semua keturunan Si Langkitang dan Sultan Borayun menggunakan nama Lubis di belakang nama nya. Si Baitang adalah anak Namora pande bosi dari seorang gadis Bunian/Makhluk halus dan Sultan Borayun adalah anak Namora pande bosi dari seorang gadis manusia biasa.

Kata Bapak ku orang yang bermarga Lubis terbagi 2,Yaitu :
1.      Keturunan Si Baitang(Anak Bunian),ciri-ciri nya penakut  sama hal-hal yang berkesan Seram/Horror mungkin karna Si Baitang selalu mendekati.
2.      Keturunan Sultan Borayun(Anak Manusia biasa),ciri-ciri nya pemberani sama hal-hal yang berkesan Seram/Horror. 

 
Terdapat beberapa daerah yang berkaitan dengan sejarah marga Lubis, antara lain Kota nopan yang namanya berasal dari kata huta panopaan (kampung tempat penempaan/menempah besi), Muara Patontang yang namanya berasal dari muara sungai yang saling bertentangan (patontang: saling menentang), yaitu salah satu tempat ayam mereka berhenti, dan Muara Soro, tempat akhirnya sang ayam dimangsa singa, hingga Lubis yang berasal dari Muara Soro sering dijuluki Lubis Singa Soro. Begitupun, tempat yang dianggap sebagai cikal-bakal marga Lubis adalah Singengu, barangkali karena di Singengulah terdapat bagas godang (rumah adat) marga Lubis sekaligus tempat menyimpan tarombo (silsilah) marga Lubis.

Adapun kata lubis sendiri konon berasal dari kata bugis. Entah mengapa bisa sedemikian jauhnya berubah, barangkali saja orang Mandailing jaman dahulu terlampau acap mengunyah sirih hingga lidahnya bebal. Dari Bugis jadi LUBIS

51 komentar:

  1. Secara umum yg kita ketahui bahwa Marga Lubis yg berada di Mandailing Godang adalah lubisnya yang dari Muara Soro (Muara Patontang) daerah Singengu Kotanopan. Mudah2an ini benar ya.

    BalasHapus
  2. Coba di Baca Ulang ya Bang Aan di Link ini :
    http://sssz.tripod.com/Sejarah/namora.html
    http://www.mandailing.org/ind/kekrabatan-ml.html
    http://patuandolok.blogspot.com/2010/02/namora-pande-bosi-asal-usul-marga-lubis.html

    Mudah2an ini menjadi pembelajaran bagi kita Marga Lubis dari Tanah Mandailing.

    Satu lagi Bang Aan yang ingin saya sampaikan bahwa Suku Mandailing tidak masuk dari silsilah Raja2 Batak....Mandailing ya Mandailing, Batak ya Batak...saya bangga menjadi Anak dari Suku Mandailing.....semoga bermanfaat Bang Aan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau bapak tdk mau di sebut batak sebagai marga lubis,maka buang bahsa percakapan yg kebanyakan bahasa batak toba dlm percakapan sehari hari bapak,dan klo lubis bapak tdk mau di akui batak maka lubis batak toba harus anda akui bukan saudara bapak mereka,maaf pak kita cmn mau meluruskan aja

      Hapus
    2. emang ada lubis batak toba?????

      Hapus
  3. Bang. Pingin belajar lagi nih ttg lubis. Ada perkumpulan lubiskah dijakarta ini?

    BalasHapus
  4. kalau bisa bang kita bikin perkumpulan lubis dijakarta
    kalau nasution aku lihat udah di bikin namanya IKANAS kalau inggak salah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bang setuju kali aku bang,kita buat aja ikatan lubis indonesia(ikabisnesia)

      Hapus
  5. Mohon infonya mengenai Tadolok dan Talombang, apakah itu benar kerajaannya marga lubis juga?

    BalasHapus
  6. bangga aku punya marga LUBIS..Horasss la abang"...

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. saya mau tanya bang,
    1. apakah lubis benar berasar dari tanah bugis (sulawesi)?
    2. apakah perbedaan mandahiling dengan suku batak ( krna yang saya tau jika mandahiling termasuk sub suku dari batak). jika benar mohon berbagi sumbernya yang tidak ambigu. terima kasih

    BalasHapus
  9. saya mau tanya bang,
    1. apakah lubis benar berasar dari tanah bugis (sulawesi)?
    2. apakah perbedaan mandahiling dengan suku batak ( krna yang saya tau jika mandahiling termasuk sub suku dari batak). jika benar mohon berbagi sumbernya yang tidak ambigu. terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya coba bantu jawab untuk yg nomor 2. batak dan mandailing itu berbeda. batak ya batak. mandailing ya mandailing.
      suku batak kebanyakan yg beragama kristen. dan mandailing kebanyakan yg beragama Islam.

      Hapus
  10. suku mandailing sebenarnya sudah bukan batak lagi sama seperti karo,yg dibilang batak cuma 3 toba,simalungun,angkola.kalo lubis itu udah gabungan dari berbagai suku yg bercampur sama batak.dan karna ada kemiripan yg cukup dengan batak makanya dia di sebut batak mandailing.tapi sesungguhnya mandailing bukan suku batak lagi mandailing dan karo sudah bisa dibilang telah menjadi suku sendiri.batak pertama yaitu Toba.kemudian simalungun dan angkola tetapi kenapa simalungun dan angkola tetap dibilang batak ya karna asalnya dari batak ke menjadi batak sedangkan mandailing bukan merupakan dari batak saja sudah banyak percampuran.dan satu lagi jangan pernah menyebut kami marga SITORUS marga mandailing.kami Sitorus marga asli Toba terlahir Porsea.banyak Sitorus pane klo ditanya jawabnya dari mandailing itu salah besar.tapi Sitorus Dori & Boltok kami mengakui kami asli Toba.jika anda berteman dengan Orang bermarga Sitorus Pane tolong sampaikan pesan ini. Mauliate...

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukti sejarah ada di Istana Raja Junjungan Lubis di desa Tano Godang, Kecamatan Ulupungkut, Kotanopan...
      kalau tidak salah sejarawan/ ahli antropologi dari Universitas Indonesia yang memang orang Bugis Bpk. Anhar Gonggong pernah datang ke sana, itulah sebabnya Marga Lubis dan harahap bukan dari Etnis Batak... Mandailing bukan batak. logikanya, posisi tanah batak adalah di pedalaman, sejak kapan ada kebudayaan datang dari pedalaman? semua asal kebudayaan manusia berasal dari pesisir dan dari tepian sungai....

      Hapus
    2. Menurut Buku “Harahap Pargarutan” sendiri, asal-usul Marga Harahap disebutkan di buku itu:

      Setelah 90 generasi Suku Bangsa Batak mengisolasi diri di kawasan Danau Toba (?), suku bangsa Batak menjadi dua (2) golongan, yakni Golongan keturunan Raja ISUMBAON, dan golongan keturunan GURU TATEA BULAN.

      Guru Tatea Bulan, mempunyai lima (5) anak:
      1. Raja Biak-biak
      2. Tuan Saribu Raja
      3. Mangaraja Limbong
      4. Mangaraja Salaya
      5. Mangaraja Malau

      Tuan Saribu Raja yang menurunkan Marga HARAHAP, mempunyai tiga (3) anak:
      1. Mangaraja Lontung
      2. Mangaraja Borbor
      3. Mangaraja Babiat

      Orang Marga HARAHAP adalah keturunan Mangaraja Borbor, yang punya dua (2) anak:
      1. Bala Samahu
      2. Datu Altokniaji

      Bala Samahu punya satu (1) anak:
      1. Datu Tala Dibabana

      Datu Tala Dibabana, punya dua (2) anak:
      1. Rimbang Saudara
      2. Sahang Mataniari

      Rimbang Saudara, punya enam (6) anak:
      1. Datu Pampangbalasaribu
      2. HARAHAP
      3. Tanjung
      4. Pusuk
      5. Datu Pulungan
      6. Nahulau

      Penyebutan marga HARAHAP di belakang nama, disebutkan dimulai sejak cucu Rimbang Saudara dari HARAHAP. Jadi HARAHAP adalah NAMA, yang kemudian menjadi marga keturunannya.

      HARAHAP, punya satu (1) anak:
      1. Ompu ni Marguru HARAHAP

      Ompu ni Marguru, punya empat (4) anak:
      1. Si Misang Andor HARAHAP
      2. Si Andor Misang HARAHAP
      3. Ompu Toga Langit HARAHAP
      4. Manjungkit Tano HARAHAP

      Si Misang Andor, punya dua (2) anak:
      1. Tamanalom HARAHAP
      2. Ompu Gunung HARAHAP

      Disebutkan, keturunan Tamanalom ada yang pindah ke LUAT (PORTIBI), Padanglawas, kemudian mendirikan kerajaan disana, dan ada yang menurunkan HARAHAP Mompang.

      Ompu Gunung, menurunkan HARAHAP Simasom dan HARAHAP Joring di Angkola Julu. Keturunan HARAHAP Simasom, ada yang pergi ke Hanopan Sipirok, Hanopan Padangbolak, dan Janji Lobi Padangbolak.

      Si Andor Misang, punya dua (2) anak:
      1. Bangun Dibabuat HARAHAP
      2. Bangun Dibatari HARAHAP

      Mereka berdua masih bermukim di Toba, anak-anaknya kemudian migrasi ke Selatan, khususnya ke Angkola dan Padangbolak.

      Bangun Dibabuat, punya dua (2) anak:
      1. Ompu Sumur HARAHAP
      2. Tunggal Huayan HARAHAP

      Ompu Sumur, migrasi ke Angkola dan mendirikan kerajaan Pijorkoling, Angkola Jae, kemudian diberi gelar Mangaraja Imbang Desa.

      Tunggal Huayan, masih tinggal di Toba (desa Sibatangkayu), menikah dengan boru Situmorang dan punya satu anak (Mangaraja Ompun Jurung HARAHAP)

      Bangun Dibatari, punya lima (5) anak:
      1. Sutan Nabuttu HARAHAP
      2. Ompu Bilik HARAHAP
      3. Mangaraja Sulappe HARAHAP
      4. Sutan Pulungan HARAHAP
      5. Si Nasinok HARAHAP

      Sutan Nabuttu dan Ompu Bilik disebutkan pindah ke Morang, Panompuan. Sedangkan Mangaraja Sukappe dan Sutan Pulungan pindah ke Pangkal Dolok, Padangbolak. Si Nasinok, pindah ke Batangonang, Padangbolak.

      Keturunan Sutan Pulungan, disebut-sebut juga ada yang pindah ke Sababalik, Padangbolak; Simatonggong, Padangbolak; dan ke Marancar Godang.

      Disebutkan, keturunan Ompu Toga Langit dan Manjungkit Tano (anak Ompu ni Marguru), ada yang pindah ke Hutaimbaru.

      Ompu Toga Langit (Ompu Toga Lagijit, disebut juga Manjungkit Langit), punya dua (2) anak:
      1. Ompu Sodogoron HARAHAP
      2. Si Maujal (?)

      Ompo Sodogoron, menurunkan marga HARAHAP di Sabungan Julu, Hutaimbaru (Angkola Julu).

      Si Maujal (?), menurunkan marga HARAHAP di Sidangkal, yang keturunannya menyebar ke Huta Losung, Sitombol, Lasung Batu, Panyanggar, Sabungan Jae, dan Manegen. HARAHAP Sidangkal, disebutkan banyak menyebar ke Padangbolak.

      Manjungkit Tano, punya dua (2) anak:
      1. Si Maliot HARAHAP, di Binubu
      2. Si Maliotan HARAHAP, di Simandiangin Binubu

      Si Maliotan, punya dua (2) anak:
      1. Sende HARAHAP
      2. Bulu HARAHAP

      Sende, punya anak:
      Ja Bosar HARAHAP, disebut-sebut menurunkan HARAHAP Simatongtong di Pagarutan, yang kemudian menyebar ke Halumpang dan Siloting.

      HAMPIR SELURUH KELUARGA HARAHAP BERMIGRASI DARI TOBA, MENCARI TANAH PEMUKIMAN BARU KE BAGIAN SELATAN.

      Silsilah Marga HARAHAP

      Hapus
  11. Aku bukan orang bermarga sih, tapi mamak aku boru lubis. horas do ompung namora / daeng malela / sutan borayun / sibaitang / silangkitang / horas ma ita sude.

    BalasHapus
  12. kalau bukan suku Batak jadi bahasa apa yang dipakai di Mandailing, setahu saya bahasanya hampir sama, jadi gimana mandailing bukan suku batak??? Heran Mandailing

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa bahasa mandaling gak? bisa bahasa batak gak? disitu kau akan banyak tau bedanya.....dari antropometri wajah dan anatomi saja sudah banyak perbedaan, apalagi secara genetika....membahas sejarah tidak bisa ditafsirkan cuma dari cerita yang tidak ada manuskrip dan data data logis, heran...ilmu sejarah kok disisipi oleh kombur malotup yang tak jelas datanya....

      Hapus
    2. maaf bang ya, setau saya ( kalo salah mohon dibenarkan) bahasa mandailing aslinya gaj jauh beda dari bahasa toba, cuman ada perbedaan beberapa kalimat sama beberapa huruf saya. kalo mandailinng bukan batak, tidak mungkin bahasa dan adatnya ada kesamaan. dan menurut sebagian orang budaya batak di mandailing hilang karna telah menganut budaya islam(bukan rasis ya) saya muslim. coontohnya nikah satu marga.

      Hapus
    3. maaf bang ya, setau saya ( kalo salah mohon dibenarkan) bahasa mandailing aslinya gaj jauh beda dari bahasa toba, cuman ada perbedaan beberapa kalimat sama beberapa huruf saya. kalo mandailinng bukan batak, tidak mungkin bahasa dan adatnya ada kesamaan. dan menurut sebagian orang budaya batak di mandailing hilang karna telah menganut budaya islam(bukan rasis ya) saya muslim. coontohnya nikah satu marga.

      Hapus
  13. saya ingin mencari taromba marga saya lubis, saya kehilangan jejak, nama umpung saya Baginda raja japagu, yang kata asalnya dari Manambin erdarkan cerita ayah saya, namun saya sdh pernah ke manambin tdk ada di sana katanya, mohon saudaraku semarga dpt memberikan jalan buat saya, nama saya Ahmad Sofian Lubis, terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti lah ku tanyak dulu sama ayah aku bang. Soalnya ayah aku lahir dan besar di manambin. Aku marga LUBIS bang.

      Hapus
  14. saya ingin mencari taromba marga saya lubis, saya kehilangan jejak, nama umpung saya Baginda raja japagu, yang kata asalnya dari Manambin erdarkan cerita ayah saya, namun saya sdh pernah ke manambin tdk ada di sana katanya, mohon saudaraku semarga dpt memberikan jalan buat saya, nama saya Ahmad Sofian Lubis, terima kasih.

    BalasHapus
  15. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  16. saya keturunan dari Baginda Sutan lubis,ayah saya bernama Alm.Ruslan Lubis Gelar Baginda Mudo,Abngnya Rusli Lubis Gelar Panglimo bandaro Mudo,adiknya Alm.Darmawi Lubis Gelar Sutan Mudo kira2 di blok ini ada yang satu turunan gak dengan kami,,kalo ada tolong infonya ya,,,salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ku tanyak dulu lah tu ayah ku ya bang. Mana tau dia salah satu keturunan Sultan Lubis.

      oiya bang, abang tau keturunan dan Baginda Sultan Lubis dari mana, apa nanyak sama ayah abang.

      Hapus
    2. lubis dari mana bang? dari kotanopan kah?

      Hapus
  17. sebenarnya suku mandailing memang tidak ada hubungan dengan batak, dan kalo menurut cerita orang tua atau ompung2 saya mandailing itu lebih tua dari batak. jadi kalo begitu kok mandailing masih dibilang batak

    BalasHapus
  18. Kalau aku dari lubis keturunan israel, dimana kakek ayahku seorang israel menikah sama orang mandailing terus masuk islam dan mengambil marga lubis

    BalasHapus
  19. Gelar Bangsawan di Kerajaan² kecil di daerah Mandaling sangat banyak kemiripan nama. Contoh : Sulunggaon, Panusunan, Junjungan. Banyak terdapat di Tarombo / Silsilah. Saya Lubis dari Patahajang keturunan ke IX dari Raja Tinggi Gunung. Raja Tinggi Gunung berasal dari keturunan Lubis Si Baitang asal Manambin.

    BalasHapus
  20. ada perkumpulan marga lubis tidak di jakarta?

    BalasHapus
  21. Assalamualaikum.......
    kahanggi tolong diperjelas siapa yg sebenarnya yg di usir namora pandebosi dari kerajaan Dalimunte apakah silangkitang dan sultan borayun atau silangkitang dan sibaitang. ada juga pernah saya baca di blog saiful ahmad lubiss yang diusir dari kerajaan dalumunte adalah silangkitang dan sibaitang, bukan silangkiatang dan sultan borayun, mohon penjelasannya kahanggi, dia do nabotulna. tarimokasih da..wassalam

    BalasHapus
  22. Menurut saya memahami asal usul marga harus dikaji dari latsar belakang sejarah, kemudian dikuatkan dengan bukti bukti agar lebih ilmiah atal logis...
    Nah....banyak orang yang menyatakan lubis berasal dari batak toba...pertanyaannya dimana pososi NAMORA PANDE BOSI DAN AYAHNYA dalam torombo tersebut sebab jangan hanya klaim tapi tak bisa dijelaskan

    Jika ingin tahu rekam jejak namora pande bosi, tidak bisa lepas dari keluarga besar marga Dalimunthe di sigalangan.



    BalasHapus
  23. Fauzi hasibuan mungkin bisa baca ini detail Namora Pandebosi Versi Mandailing

    http://khariansciloen.blogspot.co.id/2015/04/tarombo-lubis-dan-pulungan-versi.html?m=1

    BalasHapus
  24. hay saya bukan keturunan suku batak tapi boleh yah saya bertanya.. teman saya asal dari jogja, tapi orang tuanya menyematkan nama lubis di belakangnya.. itu bermasalah atau tidak yah walaupun bukan asli dari keturunan marga lubis hanya sebagai sematan saja. karna orang tuanya menyukai nama lubis.. bagaimana tanggapan teman-teman makasih ya salam santun

    BalasHapus
  25. hay saya bukan keturunan suku batak tapi boleh yah saya bertanya.. teman saya asal dari jogja, tapi orang tuanya menyematkan nama lubis di belakangnya.. itu bermasalah atau tidak yah walaupun bukan asli dari keturunan marga lubis hanya sebagai sematan saja. karna orang tuanya menyukai nama lubis.. bagaimana tanggapan teman-teman makasih ya salam santun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Marga adalah suatu tanda keturunan bagi masyarakat batak, nama belakang saya menggunakan lubis karena saya murni keturunan lubis ( bapak saya marga lubis) jika tadi bapak kawan saudari menggunakan lubis karena suka itu tidak sah, tapi ada suatu istilah bagi masyarakat batak yaitu pemberian marga bagi suku lain yg ingin masuk ke dalam keluarga batak, jadi bapak kawan saudari tadi perlu melakukan itu untuk mensahkan marganya yaitu dengan menjumpai pentua2 lubis. Thanks

      Hapus
  26. Buat saudara/i ku marga Lubis yg daru batak toba kita itu keturunan dari datu pulungan lubis bukan namora pande bosi, namora pande bosi keturunanya ada di daerah mandailing, tapi yg saya baca dalam tarombo batak dalihan na tolu, datu pulungan lubis dan namora pande bosi adalah saudara. Jika kita ingin tahu lebih lagi tentang marga kita masing kita harus baca sumber yg terpercaya bukan KONON KATANYA karena marga batak bukan sekedar dongeng. Dalam silsilah raja batak namora pande bosi bukan awal dari adanya marga lubis. Tapi bagaimana pun namanya juga marga lubis kita pasi punya tali keturunan yang sama dulunya. Semoga bermanfaat yah

    BalasHapus
  27. Buat saudara/i ku marga Lubis yg daru batak toba kita itu keturunan dari datu pulungan lubis bukan namora pande bosi, namora pande bosi keturunanya ada di daerah mandailing, tapi yg saya baca dalam tarombo batak dalihan na tolu, datu pulungan lubis dan namora pande bosi adalah saudara. Jika kita ingin tahu lebih lagi tentang marga kita masing kita harus baca sumber yg terpercaya bukan KONON KATANYA karena marga batak bukan sekedar dongeng. Dalam silsilah raja batak namora pande bosi bukan awal dari adanya marga lubis. Tapi bagaimana pun namanya juga marga lubis kita pasi punya tali keturunan yang sama dulunya. Semoga bermanfaat yah

    BalasHapus
  28. Terima kasih informasinya, saya ingin sekali mendalami silsilah saya,alm. Opung saya bergelar Sutan Basir Lubis dan alm. Ayah saya bernama Panusunan Lubis dan saya bernama Ismail Panda Lubis.SH. saya lahir di pintu padang dan besar dilangkat dan sekarang saya tinggal di tenggarong kab.kukar prop. Kaltim.

    BalasHapus
  29. Terima kasih informasinya, saya ingin sekali mendalami silsilah saya,alm. Opung saya bergelar Sutan Basir Lubis dan alm. Ayah saya bernama Panusunan Lubis dan saya bernama Ismail Panda Lubis.SH. saya lahir di pintu padang dan besar dilangkat dan sekarang saya tinggal di tenggarong kab.kukar prop. Kaltim.

    BalasHapus
  30. Ini mgkn sekedar legenda. Dan sangat banyak bertentangan dgn logika. 1) kalo lubis keturunan.bugis, tentu akan terbawa sebagian.budayanya, bugis bukan patrikhat, tdk mengenal marga. Kemudian dgn uraian di atas, dan dikaitkan dgn salah satu testimoni, disimpulkan generasi lubis di mandailing sekitar IX-X generasi, sedangkan lubis yg di Toba, sdh sampai ke XXV. 2)Bagaimana mgkn, manusia kawin dgn bkn manusia, dan melahirkan manusia?

    BalasHapus
  31. Sebagai marga lubis yg tinggal di sangkar minang,kami sangatlah membutuhkan info tarombo lubis.namun yg jelas kakek dari ayah saya bernama pendekar kadin yg berasal natal dan pembawa pertama silat nata ke ujung gading pasaman barat.mohon infonya bg teman2 kl ada yg mengetahui...

    BalasHapus
  32. kenalkan saya a h pulungan,buat itoku may suriani,apa benar marga lubis itu keturunan dari datu pulungan,dr mana sumbernya ito,soalnya saya jg prnh dgr gitu,tp byk yg tdk setuju dgn pendapat itu

    BalasHapus